Lina Ruslinawati Mendorong Desa Wisata pada Kemandirian Ekonomi Desa dan Pelestarian Identitas Lokal.

Kabupaten Bandung.Swara Jabbar News Com.-Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau langsung pengelolaan Desa wisata Alamendah di Kabupaten bandung. Kamis (22/1/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dra.Hj.Lina Ruslinawati menuturkantujuan kunjungan ini  untuk Menelaah secara langsung pengelolaan Desa Wisata Alamendah, termasuk pola pengembangan dan potensi wisata berbasis alam yang ada di sana.

Sebagai komisi yang membidangi ekonomi dan pariwisata, Komisi II bertujuan untuk melihat efektivitas pengelolaan desa wisata dalam meningkatkan ekonomi daerah serta menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Jabar untuk memastikan sektor pariwisata desa dapat berkembang secara optimal tanpa merusak kawasan konservasi alam. Serta memastikan aspirasi pengelola dan masyarakat desa terserap dalam perumusan kebijakan ke depan.

DPRD Provinsi Jawa Barat berkomitmen memperkuat dukungan bagi Desa Wisata agar tidak hanya menjadi destinasi menarik, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga sekitar.

Dalam kunjungannya ke Desa Wisata Alamendah, Lina Ruslinawati selaku Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat memberikan beberapa catatan penting terkait pengelolaan potensi desa wisata antara lain

Pentingnya Kesiapan SDM: Lina menekankan bahwa keberhasilan desa wisata tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga pada kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk mengelola potensi tersebut secara mandiri.

Kemandirian Ekonomi & Identitas Lokal: Ia menuturkan bahwa pengembangan desa wisata di awal tahun 2026 harus berfokus pada kemandirian ekonomi desa dan pelestarian identitas lokal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat setempat.

Implementasi Payung Hukum: Lina terus mendorong optimalisasi Perda No. 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata sebagai landasan bagi pemerintah desa untuk memaksimalkan potensi ekonomi tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Diversifikasi Daya Tarik: Ia juga mengingatkan agar pengelola tidak hanya terpaku pada Sumber Daya Alam (SDA), melainkan juga mengembangkan inovasi layanan dan produk wisata kreatif lainnya.

Secara keseluruhan, Lina mengapresiasi potensi Alamendah namun mengingatkan agar pihak pemerintah desa terus meningkatkan kualitas tata kelola agar mampu menjadi destinasi yang mandiri dan berkelanjutan. (AP)

 

Comment