PR DARI JATIANOM
Oleh
Daddy Rohanady
Anggota DPRD Provinsi Jabar
Desa Jatianom masih menitipkan banyak PR ketika anggota dewan melakukan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di balai desa tersebut. Jatianom berada di urutan ketiga di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon dalam hal luas sawah dengan 700 hektare.
Peringkat pertama adalah Desa Susukan dengan luas sawah 1.000 hektare. Adapun Desa Ujung Gebang berada di peringkat kedua dengan luas sawah 800 hektare.
Desa Jatianom amat membutuhkan bantuan pemerintah Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, maupun Pemerintah Pusat untuk beberapa hal berikut.
1. Jaringan irigasi air tanah (JIAT). Ini akan sangat membantu sawah-sawah yang sulit diairi dar irigasi teknis. Misaknya, karena posisi sawah yang lebih tinggi dari sakuran irigasi yang ada. Ini juga salah satu solusi selain pompanisasi.
2. Benih yang sesuai dengan kondisi alam. Waktu kedatangan benih juga amat berpengaruh karena berkaitan dengan kualitas benih itu sendiri.
3. Jalan usaha tani (JUT). INI akan sangat membantu petani untuk dari dan ke sawahnya. Tentu saja JUT sangat menoling di kala panen.
4. Jaringan irigasi teknis. Ini merupakan salah satu syarat mutlak untuk sawah agar padi tumbuh lebih baik.
5. Jalan poros desa sepanjang 3 km yang sudah sangat hancur dan lubangnya dalam.
6. Alat angkut sampah atau incenerator mini. Ini akan membantu pengurangan sampah yang dikirim ke “hilir”. Dengan demikian tidak semua sampah dibuang ke TPPAS Regional. Lagi pula Cirebon Raya belum memiliki TPPAS Regional.
7. Reaktivasi BPJS karena banyak warga yang BPJS nya dinonaktifkan.
8. Pisyandu, RT, RW juga butuh perhatian. Honor kian susut seiring pemotongan dana desa yang hanya tersisa 30%.
9. LMD, guru ngaji, dan imam mesjid pun honornya makin menciut.
Semua warga berharap kesehatan keuangan desa bisa segera dipulihkan sehingga kehidupan desa menjadi “normal kembali”







Comment