Kabupaten Bogor.Swara Jabbar News Com.-Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menindaklanjuti upaya penanganan dan perbaikan pascakejadian ambruknya bangunan SMAN 2 Gunung Putri di Kabupaten Bogor pada pekan lalu. Agar proses belajar mengajar kembali berjalan normal, Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meminta pemerintah pusat dan daerah memastikan pembangunan sarana pendidikan sesuai standar teknis demi keselamatan peserta didik.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aceng Malki menyampaikan, kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak sekaligus memastikan proses perbaikan dapat segera direalisasikan agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
“Terkait laporan masyarakat dan pemberitaan di media sosial, memang benar terjadi musibah di SMAN 2 Gunung Putri yang disebabkan oleh rancang bangun dan pondasi bangunan yang tidak sesuai spesifikasi, sehingga perbaikan harus segera dilakukan karena banyak siswa membutuhkan ruang kelas,” ujar Aceng.
Aceng menjelaskan, hingga saat ini bangunan yang ambruk belum diperbaiki dan Komisi V DPRD Jawa Barat akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi pembangunan fasilitas pendidikan di Jawa Barat.
“Belum ada perbaikan, katanya minggu ini akan mulai dikerjakan oleh pemerintah pusat dan harus selesai sebelum ajaran baru. Komisi V akan mengecek pembangunan baru di Jawa Barat untuk memastikan seluruh bangunan sudah sesuai spesifikasi, termasuk rencana peninjauan ruang kelas baru di Bekasi,” kata Aceng.
Aceng juga menekankan pentingnya peran dinas terkait dalam memastikan kualitas pembangunan sekolah ke depan.
“Dinas terkait harus memilih CV yang jelas dan kredibel. Pengawasannya harus ketat terkait pembangunan,” pungkasnya.*







Comment