Bumine Wes Soyo Anget di Tahun Kuda Api, Elemen Api bahaya
Oleh Jeremy Huang Wijaya
Ada Ramalan Joyoboyo yang dibuat jadi lagu Syairnya berbunyi:
Bumine wes soyo anget. Bumine soyo mengkeret. Gunung gunung. Podho mbledhos. Manungso sami kuwatos. Pulau Jowo kerem samudro
Pulo Jawa Kalungan Wesi
Ayo Podo Ndang ilingo Marang Gusti
17 Februari 2026 shio akan berganti jadi Shio kuda api, shionya kuda mengandung elemen api.
Ramalan Joyoboyo bertuliskan Bumine Wes Soyo Anget itu terjadi di tahun kuda api.
Karena elemen unsur api di tahun Kuda Api mengakibatkan atmosfer kehidupan di tahun kuda api ini panas membara.
Konflik antara negara akan banyak terjadi.
Timur Tengah, AS Vs Iran, AS Vs China dalam perang dagang, China VS Taiwan.
Konflik kepentingan akan banyak terjadi karena atmosfer api tahun api.
Gunung Gunung banyak yang erupsi di tahun kuda api. Karena elemen dan atmosfer api.
Gelombang panas tahun ini akan terjadi. Musim kemarau panjang dan kebakaran hutan.
Gelombang di samudera yang tinggi
Dan gempa bumi.
“Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) dan PT Oseanland mengungkap temuan penting terkait keberadaan struktur patahan aktif di wilayah Gunung Nyungcung, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Struktur tersebut kemudian dinamai Sesar Cisadane..hal ini menjadi perhatian karena jarak nya hanya 20 KM dari Jakarta.
Kemungkinan besar dapat terjadi.
“Keberadaan Sesar Cisadane menambah daftar sesar aktif yang mengepung wilayah metropolitan Jakarta setelah sebelumnya dikenal Sesar Baribis dan Sesar Citarik.”
Untuk mengurangi hawa panas di tahun kuda api harus banyak doa dan sedekah.
Hidup di tahun kuda api tidak mudah harus banyak doa dimalam Imlek dan harus banyak sedekah







Comment