Kabupaten Sukabumi.Swara Jabbar News Com.-Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dra.Hj.Lina Ruslinawati melakukan kunjungan kerja di Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi 6 Maret 2026.
Kunjungan ini, diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, beserta jajarannya.
Legislator Partai Gerindra Lina Ruslinawati Dapil Jabar V (Kabupaten Sukabumi-Kota Sukabumi) menekankan beberapa poin penting sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap sektor pariwisata daerah yakni :
Pentingnya Kolaborasi: Beliau menegaskan bahwa sinkronisasi antara kebijakan pemerintah kabupaten dan provinsi adalah kunci untuk memperkuat daya saing pariwisata Sukabumi.
Pengembangan Potensi Lokal: Lina menyoroti bahwa pengembangan wisata tidak boleh hanya bergantung pada kekayaan alam (SDA), tetapi harus menggali potensi budaya dan kultural masyarakat setempat.
Dukungan Infrastruktur: Sebagai pimpinan komisi yang membidangi pariwisata, beliau berkomitmen untuk mengawal aspirasi terkait perbaikan fasilitas di destinasi-destinasi unggulan agar standar pelayanan bagi wisatawan meningkat.
Pemberdayaan Masyarakat: Beliau mendorong agar masyarakat desa terlibat aktif dalam pengelolaan desa wisata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal secara langsung.
Apresiasi untuk Generasi Muda: Dalam beberapa kesempatan, beliau juga mengapresiasi peran duta wisata seperti Mojang Jajaka dalam mempromosikan citra positif daerah.
Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Jabar untuk memastikan anggaran dan bantuan provinsi tahun 2026 terserap dengan efektif di sektor pariwisata Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, MH, menyampaikan beberapa harapan utama dalam pertemuan antara lain :
Sinergi Program yakni mengharap adanya sinkronisasi yang lebih kuat antara program pengembangan pariwisata di Kabupaten Sukabumi dengan kebijakan di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dukungan Infrastruktur: Menginginkan dukungan nyata dalam pembenahan fasilitas di destinasi wisata unggulan untuk meningkatkan daya saing daerah.
Pemberdayaan Pemuda: Berharap peran aktif generasi muda, seperti Paguyuban Mojang Jajaka, dapat dioptimalkan sebagai duta promosi yang mampu membawa budaya lokal ke kancah yang lebih luas.
Ekosistem Pariwisata: Membangun ekosistem yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (pemerintah, masyarakat, dan swasta) untuk mendongkrak ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
Kesiapan Libur Lebaran: Memastikan kesiapan seluruh objek wisata dalam menyambut lonjakan wisatawan agar tercipta kondisi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pengunjung. (AP)







Comment