Bandung.Swara Jabbar News Com.-Volume kendaraan di beberapa jalur arteri di Jawa Barat meningkat pada H-6 Idulfitri atau Minggu (15/3/2026). Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih relatif stabil dan ramai lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, volume kendaraan di jalur arteri menuju Priangan Timur meningkat 10 persen.
Kepadatan kendaraan juga terjadi di Stasiun Hall Bandung dan Jalur Pantura Bekasi. Namun, arus lalu lintas tetap terpantau lancar.
Selain menggunakan kendaraan roda dua dan empat, pemudik juga memilih menggunakan kereta api sebagai transportasi mudik. Terpantau, jumlah pemudik yang menggunakan kereta api telah meningkat.
Jumlah penumpang kereta api jarak jauh di wilayah DAOP II pada Sabtu (14/3/2026) mencapai 57.729 orang. Angka tersebut meningkat hingga 90,12 persen atau 27.365 penumpang dibandingkan hari sebelumnya.
Peningkatan jumlah penumpang juga terjadi di wilayah DAOP III. Pada hari yang sama, jumlah penumpang kereta api di wilayah DAOP III sebanyak 30.060 penumpang, meningkat sekitar 95,64% atau 14.695 orang dibandingkan hari sebelumnya.
Bahkan, jumlah penumpang kereta api pada Kereta LRT meningkat sekitar 130,3 persen menjadi 29.555 penumpang.
“Pemudik juga menggunakan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Pada 14 Maret 2026, jumlahnya sebanyak 30.345 penumpang, telah meningkat sekitar 51,81 persen,” ujar Dhani, Selasa (17/3/2026).
Penurunan jumlah penumpang hanya terjadi di DAOP I, namun persentase penurunan cuma 3,32 persen atau menjadi 30.135 penumpang.
Selain kereta api, sejumlah pemudik memilih mudik dengan menggunakan pesawat terbang. Di Bandara Husein Sastranegara, jumlah penumpang melonjak 121 persen pada Minggu (15/3/2026).
Sementara itu, di Bandara BIJB Kertajati, tidak ada penerbangan pada Minggu (15/3/2026). Penerbangan hanya ada pada Selasa dan Sabtu.







Comment