Tati Supriati Irwan Mendengar Lebih Dekat, Merangkul Lebih Erat Ibu-Ibu.

Bandung Barat.Swara Jabbar News Com.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tati Supriati Irwan, S.Sos. Fraksi Golkar dikenal sebagai sosok politisi yang memiliki energi tinggi dan  kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat di tingkat akar rumput (grassroots).

Tati dikenal sebagai figur yang sangat ramah dan mudah bergaul. Dalam setiap kunjungannya, di berbagai Desa maupun tingkat Rukun Tetangga (RW) beliau tidak menjaga jarak dengan warga dan lebih memilih berdialog langsung di aula desa atau pemukiman daripada hanya duduk di kantor.

Dengan dukungan penuh dari sosok H.Irwan Susilo, Langkah Tati Supriati Irwan begitu ringan dalam mengemban Amanah Rakyat, serta mewakafkan Tati Supriati Irwan untuk  menyerahkan waktu, tenaga, dan pikirannya sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Tati  sangat vokal mengenai isu ketahanan pangan, UMKM, dan kesejahteraan masyarakat. Beliau memandang anggaran pemerintah bukan sekadar angka, tapi alat untuk membantu rakyat kecil.

Tati Supriati Irwan sebagai Wakil Rakyat Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung Barat)  memposisikan dirinya sebagai “pelayan” yang menjembatani kebutuhan warga Kabupaten Bandung Barat dengan kebijakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Bahkan sering melibatkan struktur partai (Golkar) hingga tingkat desa untuk memastikan tidak ada aspirasi warga yang terlewat.

Dengan latar belakang pendidikan S.Sos (Sarjana Sosial), beliau memiliki kemampuan komunikasi massa yang baik dan pemahaman mendalam mengenai struktur sosial masyarakat di dapilnya.

Tati Supriati Irwan adalah sosok legislator yang praktis, cepat tanggap, dan sangat mengutamakan kehadiran fisik di tengah masyarakat.

Hangatnya Obrolan Tati Supriati Irwan Bersama Ibu-Ibu berbagai curhatan dikemukan seperti:

Ibu-ibu mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok dan sangat mengharapkan adanya program bantuan seperti Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) secara rutin, bukan hanya saat momen tertentu.

Terdapat aspirasi agar pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih pada pelatihan keterampilan dan akses permodalan bagi UMKM yang dikelola ibu-ibu guna membantu pendapatan keluarga.

Permohonan kemudahan akses layanan kesehatan bagi lansia dan anak-anak, serta keberlanjutan program bantuan pendidikan untuk warga kurang mampu.

Saat berdialog santai dengan Ibu-Ibu  jawaban Tati Supriati Irwan mencerminkan sikap yang solutif dan empatik. Berikut adalah poin-poin utama jawaban beliau:

Tati Supriati Irwan menjawab keraguan warga dengan menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas. Beliau berjanji akan bekerja cepat (ngabret) untuk membawa setiap keluhan langsung ke meja rapat DPRD Provinsi Jawa Barat.

Menanggapi keluhan mahalnya harga sembako, beliau menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan program Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) tersalurkan dengan tepat sasaran dan adil bagi ibu-ibu rumah tangga.

Mendorong ibu-ibu untuk aktif dalam kelompok UMKM. Jawaban beliau menekankan bahwa ia akan memperjuangkan akses permodalan dan pelatihan agar ibu-ibu memiliki penghasilan tambahan.

Tati menegaskan bahwa dirinya adalah “pelayan” rakyat. Ia meminta pengurus partai di tingkat desa (PK dan PD Golkar) untuk terus mencatat aspirasi warga agar komunikasi antara warga  dan dirinya tidak terputus.

Terkait pelayanan publik, Tati menjawab bahwa fungsi pengawasannya adalah untuk memastikan tata kelola pemerintahan di tingkat desa berjalan transparan dan bersih, sehingga bantuan pemerintah tidak salah sasaran.

Semua jawaban Tati Supriati Irwan adalah memberikan dorongan dan rasa tenang kepada ibu-ibu bahwa suara mereka didengar oleh wakil rakyat yang enerjik dan peduli. (AP)

 

Comment