Anggota DPRD Jabar Christin Novalia Dorong LKPJ Gubernur 2025 Jadi Instrumen Evaluasi Nyata.

Bandung.Swara Jabbar News Com.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Christin Novalia Simanjuntak menghadiri Rapat Paripurna dengan dua agenda. Agenda pertama penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) XIII pembahasan LKPJ Gubernur TA 2025, dan agenda kedua laporan reses II tahun sidang 2025-2026.Berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat.  Senin (30/3/2026).

Harapan utama Christin Novalia Simanjuntak, S.H., M.Kn., terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat Tahun 2025 adalah agar laporan tersebut menjadi instrumen evaluasi yang nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.

Penyelarasan Program dengan Kebutuhan Rakyat: Ia berharap hasil evaluasi LKPJ 2025 dapat menyinkronkan kerja politik legislatif dengan program pemerintah daerah agar lebih tepat sasaran, terutama dalam menjawab tantangan di Dapil IX Kabupaten Bekasi.

Peningkatan Kualitas Layanan Publik: Sebagai anggota Komisi V DPRD Jabar, Christin menekankan agar capaian indikator di sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial terus ditingkatkan kualitasnya secara inklusif.

Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran: Ia mendorong agar setiap rekomendasi yang dihasilkan oleh Pansus XIII (yang membahas LKPJ tersebut) benar-benar dilaksanakan oleh pemerintah provinsi untuk memperbaiki tata kelola keuangan dan pembangunan di tahun-tahun mendatang.

Sinergi Antar-Lembaga: Christin berharap adanya semangat kemitraan yang lebih kuat antara Gubernur dan DPRD, sehingga kritik serta catatan yang diberikan dalam rapat paripurna dipandang sebagai masukan konstruktif demi kemajuan Jawa Barat.

Penyampaian harapan ini sejalan dengan tugas pengawasan yang dijalankannya untuk memastikan bahwa visi pembangunan Jawa Barat yang disampaikan oleh Gubernur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.Tutup Christin Novalia Simanjuntak.(AP)

 

 

 

 

Comment