Sentuhan Inovasi Perempuan, Harapan Lina Ruslinawati untuk KWT di Jawa Barat.

Bandung Barat.Swara Jabbar News Com.-Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat  Melaksanakan kunjungan kerja ke Kelompok Wanita Tani Cipta Mandiri Desa Galanggang Kecamatan Batujajar Kab.Bandung Barat. Lokasi kedua yaitu Kelompok Wanita Tani Mandiri Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. Rabu (01/04/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati menuturkan bahwa kunjungan kerja ini dalam rangka menindaklanjuti pembahasan LKPJ thn 2025 terkait kegiatan Anggota Keluarga Sehat Pekarangan Lestari (ASRI).

Kelompok Wanita Tani (KWT) secara umum berperan sebagai wadah pemberdayaan perempuan dalam pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan ekonomi kreatif keluarga

Dalam kesempatan tersebut, kelompok menyampaikan terkait kegiatan ASRI yang sangat bermanfaat bagi kelompok, karena menjadi sumber pangan bagi mereka khususnya sayur mayur dan telur.

Saat mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Cipta Mandiri dan KWT Mandiri, Dra. Hj. Lina Ruslinawati (Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat) menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal dan inovasi lapangan untuk memperkuat sektor pertanian di Jawa Barat.

Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan beliau:

Pemanfaatan Potensi Lokal: Beliau mendorong anggota KWT untuk terus memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri dan peningkatan ekonomi keluarga.

Evaluasi dan Dukungan Anggaran: Dalam kapasitasnya di DPRD Jabar, beliau menyoroti pentingnya dukungan anggaran dan fasilitas untuk kelompok tani agar inovasi yang dilakukan di lapangan dapat berjalan optimal.

Penguatan Sumber Daya Manusia: Lina Ruslinawati menggarisbawahi perlunya penempatan tenaga ahli yang sesuai untuk mendampingi kelompok tani agar program-program pertanian tepat sasaran.

Apresiasi Keberhasilan: Beliau memberikan apresiasi terhadap keberhasilan KWT dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui penjualan hasil pertanian, seperti yang terlihat pada perkembangan KWT di wilayah Cimahi.

Harapan utama Dra. Hj. Lina Ruslinawati (Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat) dalam kunjungannya ke kelompok tani tersebut adalah mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani melalui inovasi yang didukung secara konkret oleh pemerintah.

Berikut adalah poin-poin harapan spesifik beliau:

Kemandirian Ekonomi Perempuan: Beliau berharap KWT Cipta Mandiri dan KWT Mandiri dapat menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif dan mandiri.

Keberlanjutan Inovasi Lapangan: Lina berharap inovasi yang dilakukan kelompok tani, seperti penggunaan agen hayati untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, dapat terus dikembangkan guna menekan biaya produksi.

Dukungan Pemerintah yang Tepat Sasaran: Ia menekankan agar pemerintah daerah dan dinas terkait (seperti DKPP) memberikan pendampingan teknis serta alokasi anggaran yang sesuai dengan kebutuhan nyata petani di lapangan.

Penyediaan Sarana dan Prasarana: Beliau berharap aspirasi petani mengenai bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan infrastruktur dapat segera terealisasi untuk menunjang produktivitas.

Regenerasi Petani: Melalui penguatan kelompok wanita tani, beliau juga berharap sektor pertanian menjadi lebih menarik bagi generasi muda sehingga ketahanan pangan Jawa Barat tetap terjaga dalam jangka panjang.

Plh.Kadis dan Kepala Bidang Konsumsi&Pengembangan SDM beserta tim DKPP Provinsi Jabar hari ini melakukan pendampingan kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka menindaklanjuti pembahasan LKPJ thn 2025 terkait kegiatan Anggota Keluarga Sehat Pekarangan Lestari (ASRI). (AP)

 

Comment