Kota Bekasi.Swara Jabbar News Com.-Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Christin Novalia Simanjuntak menuturkan Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day 2026 jatuh pada tanggal 7 April. Perayaan yang diadakan setiap tahun ini fokus pada topik kesehatan tertentu.
Peringatan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan adalah investasi berharga dan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun warga negara, untuk hidup produktif.
Tanggal 7 April sebagai Hari Kesehatan Sedunia menandai peringatan berdirinya WHO pada tahun 1948.
Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day 2026 mengangkat tema “Together for health. Stand with science”. Peringatan tahun ini meluncurkan kampanye selama setahun yang merayakan kekuatan kolaborasi ilmiah melindungi kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, dan planet ini.
Lebih lanjut, Legislator PDI Perjuangan Christin Novalia Simanjuntak Dapil Jabar IX (Kota Bekasi) mendorong agar akses layanan kesehatan berkualitas dan keberadaan dokter harus merata hingga ke pelosok daerah, bukan hanya di pusat kota.Kesehatan bukan sebagai kemewahan, melainkan hak dasar bagi seluruh warga Jawa Barat ujar Christin
Christin Novalia Simanjuntak sering terlibat langsung dalam kegiatan olahraga masyarakat, seperti jalan sehat lintas agama, sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye pola hidup sehat
Melalui Yayasan Christin Novalia Simanjuntak Foundation, beliau lebih sering menyampaikan pesan kesehatan melalui aksi langsung, Mendukung program-program kesehatan pemerintah, termasuk advokasi untuk pemerataan layanan medis dan keterlibatan dalam upaya eliminasi penyakit tertentu (seperti kusta) di tingkat daerah Bekasi.
Pesan Penting Hari Kesehatan Sedunia 2026
1. Sains bermanfaat bagi semua orang, di mana pun
WHO dan para mitranya bekerja tanpa henti untuk menghasilkan pengetahuan ilmiah tentang prioritas kesehatan utama, mulai dari pola makan sehat hingga air, sanitasi, vaksin dan obat-obatan, infeksi, kondisi kronis, dan kesehatan mental; berbagi bukti, memperkuat kapasitas dan sistem penelitian negara-negara untuk akses yang lebih adil terhadap perawatan kesehatan.
Jadilah bagian dari pekerjaan ini, berkontribusi dengan pengalaman dari perspektif Anda dan komunitas Anda, untuk memastikan kesehatan masyarakat berbasis sains bermanfaat bagi lebih banyak orang dan untuk memandu kebijakan kesehatan di masa depan.
2. Sains mendorong kesehatan – One Health
Kesehatan kita telah meningkat secara substansial selama 100 tahun terakhir – berkat inovasi ilmiah. Masa depan akan dibentuk berdasarkan bagaimana kita mengembangkan dan mempraktikkan pendekatan berbasis sains untuk kesehatan semua – tidak hanya manusia, tetapi juga hewan, tumbuhan, ekosistem, dan seluruh planet – melalui pendekatan One Health. Pada Hari Kesehatan Sedunia 2026 ini, Kepresidenan G7 Prancis akan menyelenggarakan KTT Internasional One Health.
Dengan mempertemukan para kepala negara, pemimpin global, ilmuwan, dan perwakilan masyarakat, KTT ini akan menunjukkan bagaimana sains dan komitmen politik dapat mendorong jalan baru untuk menjaga kesehatan planet ini.
3. Berdiri bersama sains – WHO dan pusat-pusat kerja samanya di lebih dari 80 negara
Kemajuan dalam kesehatan masyarakat dibangun di atas solidaritas dan kolaborasi global. Kemampuan WHO untuk menghubungkan sains dengan praktik kehidupan nyata di komunitas dan negara-negara di seluruh dunia didukung oleh jaringan 800 pusat kolaborasinya. Pusat-pusat ini merupakan lembaga nasional yang bekerja di bidang-bidang khusus seperti radiasi, influenza, keperawatan, bioetika, dan kesehatan kerja, di antara banyak lainnya.
WHO mengajak semua orang untuk berdiri dan berbicara untuk sains, berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana fakta, bukti, dan intervensi berbasis sains meningkatkan kesehatan mereka dan kesehatan orang-orang yang mereka cintai. (AP)







Comment