Lina Ruslinawati Ajak Siswa SMK PGRI Salabintana Melek Politik Lewat ‘DPRD Mengabdi.

Sukabumi.Swara Jabbar News Com.-Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dra.Hj. Lina Ruslinawati melaksanakan kegiataan “ DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi” bertempat di SMK PGRI Salabintana Sukabumi.

Legislator Partai Gerindra Lina Ruslinawati Dapil Jabar V (Kabupaten Sukabumi-Kota Sukabumi) hadir menyapa generasi penerus bangsa melalui “DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi”.Saya percaya bahwa pemahaman politik dan demokrasi yang sehat harus dimulai dari bangku sekolah.

Bukan sekedar teori, saya berbagi pengalaman tentang bagaimana apirasi rakyat diperjuangkan dan bagaimana peran penting pemuda dalam menentukan masa depan daerah.

Mari kita wujudkan generasi yang melek politik dan kritis demi Indonesia yang lebih baik.

Program “DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi” yang dilaksanakan oleh Dra. Hj. Lina Ruslinawati di SMK PGRI Salabintana, Sukabumi, merupakan bagian dari upaya anggota dewan untuk membekali generasi Z dengan pemahaman politik yang sehat.

DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi bertujuan Memberikan edukasi kepada pelajar mengenai hakikat demokrasi, peran lembaga legislatif (DPRD), serta pentingnya partisipasi aktif warga negara sejak dini.

Target Peserta: Pelajar SMK, yang dikategorikan sebagai pemilih pemula, agar mereka menjadi pemilih yang kritis, bertanggung jawab, dan tidak apatis terhadap masa depan bangsa.

Materi yang Disampaikan: Selain teori demokrasi, Lina Ruslinawati berbagi pengalaman nyata tentang cara anggota dewan memperjuangkan aspirasi rakyat dan bagaimana kebijakan daerah dirumuskan.

Metode Interaktif: Kegiatan dikemas dalam bentuk dialog dua arah atau sesi tanya jawab untuk menumbuhkan budaya diskusi yang sehat di lingkungan sekolah.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jabar V (Kabupaten & Kota Sukabumi), kehadiran beliau di sekolah-sekolah lokal seperti SMK PGRI Salabintana bertujuan untuk mendekatkan lembaga DPRD dengan masyarakat, khususnya kaum muda di wilayah konstituennya. (AP)

 

Comment