Nasional

DOA MENYAMBUT  HARI PANCASILA DI PULAU PERDAMAIAN DUNIA

Kediri.Swara Jabbar Com.-Tahukan Anda bahwa di Indonesia ini punya pulau yang ditetapkan oleh dunia sebagai pulau perdamaian dunia. Dan inulah yang Persaudaraan Cinta Tanah Air Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan organisasi kebangsaan yang didirikan oleh para tokoh lintas agama bersama lintas lembaga dan komunitas berkunjung ke Pulau Penyengat Tanjungpinang Kepuluan Riau dan berziarah ke makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji dalam rangka  mempersiapkan tasyakuran Hari Pancasila dan Harlah Bung Karno Ke-120.

Agenda organisasi yang diprakarsai oleh  Kyai Moch. Muchtar Mu’thi Pimpinan Pesantren Majmaal Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah  ke pulau Penyengat ini terkait sukseskan G-20 dan Pemilu Serentak berjalan selamat dan sukses.

“Tema besar tasyakuran Hari Pancasila dan Hari Lahir Bung Karno kan “Sukarno, Pancasila dan Perdamaian Dunia”. Kita semua kan ingin Indonesia bisa menjadi imam perdamian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945. Nah, momentum G-20 adalah kesempatan emas Indonesia tampil ke kancah dunia,” ujar Kushartono Ketua Departemen Pendidikan DPP PCTA Indonesia usai berkunjung di pulau Penyengat. Selasa, 31 Mei 2022.

Sebagaimana diketahui bahwa  pulau penyengat adalah satu pulau yang sudah ditetapkan oleh dunia sebagai pulau perdamaian. Komite Perdamaian Dunia (World Peace Community) yang beranggotakan 202 negara menetapkan Pulau Penyengat sebagai Pulau Perdamaian Dunia.

“Jadi kita berkunjung ke  Penyengat dan berziarah ke makam Raja Ali haji guna wasilah untuk memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa agar G-20 ini Indonesia benar-benar bisa menjadi imam perdamian dunia,” ujar Kus.

“Jika tahun 2019 lalu dunia sudah menetapkan pulau penyengat sebagai pulau perdamaian dunia, maka tahun 2022 ini berawal dari G-20  NKRI bisa menjadi imam perdamaian dunia. Untuk itu kita berikhtiyar sampai harus datang jke pulau penyengat  berdoa bersama memohon kepada Allah,” tambah Kus yang mengaku hanya dengan turunnya Berkat Rahmat Alloh G-20 bisa berhasil.

“Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa ini ada didalam Undang-Undang Dasar Negara kita. Ini memang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia bahkan NKRI sangat religius. Ini harus kita perkuat lagi. Maka sukses G-20 perlu kita dorong dengan doa bersama selain tentu kita juga harus berfikir dan berikhtiyar sekuat tenaga,” tegas Kus.

“Kami sebagai Ketua DPD PCTA Indonesia Propinsi  Kepri sangat mendukung program doa bersama lintas agama demi suksesnya G-20 dan Pemilu 2024 ini,” aku HPB. Harry Pratama, SH.

“Nanti kami yang berada di Batam ini juga berencana mengadakan doa bersama tokoh-tokoh lintas agama,” tambah Suparno Wakil Ketua DPC Batam.

“Semoga tidak hanya DPP Pusat dan DPD Kepri, semoga bisa seluruh Indonesia. Kita perlu bersama-sama gotong royong membantu pemerintah dan negara RI demi suksesnya G-20. Ini kesempatan,” tambah Damanhuri Ketua DPW Orshid Kepri.

Beberapa lembaga dan komunitas yang ikut dalam rombongan ke pulau penyengat ini adalah perwakilan pengurus dari  DPP PCTA Indonesia,  DPD PCTA Indonesia Kepri, DPC PCTA Indonesia Batam, DPW Orshid  Kepri, DPD Orshid Batam, YPS Cabang Kota Batam, Dhibra Kota Batam juga Ketua Aremania Batam.

Adapun agenda besar tasyakuran Hari Pancasila dan Harlah Bung Karno Ke-120 bertemakan “Sukarno, Pancasila dan Perdamaian Dunia” yang waktu dekat akan digelar Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Ds. Pojok Kec. Wates Kab. Kediri diselenggarkan oleh DPP PCTA Indonesia bekerjasama dengan Persada Sukarno Kediri bersama 20 lembaga dan komunitas.

“Semoga Allah  Yang Maha Berkat Maha Rahmat Memberkati dan Merahmati perhelatan besar G-20 di Bali ini. Dengan Pancasila, ikhtiyar dan doa bersama Indonesia akan mencapai perdamaian dunia,” pungkas I Dewa Nyoman S Hartana  Ketua  DPP PCTA Indonesia.*