Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar Lina Ruslinawati Mendorong Potensi Kopi Jabar Menuju Pasar Global.

Bandung.Swara Jabbar News Com.-Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati mengapresiasi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sebanyak 96 Ton Kopi Robusta resmi diekspor ke Aljazair, Pelepasan ini dilakukan oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, Sabtu (17/1/2026).

Sebelumnya koperasi ini juga telah mengekspor ke berbagai negara, sehingga menjadi koperasi Gunung Luhur Berkah menjadi kebanggaan Kementerian Koperasi.

Lina Ruslinawati mengungkapkan kebanggaannya karena koperasi yang berada di daerah Kabupaten Subang mampu menembus pasar internasional.

Lebih lanjut, Legislator Partai Gerindra Lina Ruslinawati Dapil Jabar V (Kabupaten Sukabumi-Kota Sukabumi) mengatakan Kopi merupakan salah satu dari delapan komoditas unggulan sektor perkebunan di Jawa Barat yang harus terus didorong.

Berikut adalah utama pandangan Lina Ruslinawati mengenai sektor kopi sebagai berikut :

Perlunya Lembaga Kopi di Sektor Hilir (Off-Farm): Ia menyoroti bahwa meskipun kopi Jabar menjadi unggulan perdagangan dan ekspor, Jawa Barat masih membutuhkan lembaga khusus yang menangani sektor hilir (off-farm) guna menjaga stabilitas harga dan kualitas di tingkat pasar.

Pemberdayaan dan Kesejahteraan Petani: Lina terus mendorong peningkatan kualitas SDM petani kopi melalui pelatihan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya

Alih Fungsi Lahan dan Analisis Usaha: Dalam koordinasi dengan Dinas Perkebunan Jabar pada akhir 2025, dan membahas tantangan alih fungsi lahan serta rencana program perkebunan untuk tahun anggaran 2026 guna memastikan lahan kopi tetap terjaga.

Dukungan Infrastruktur Pertanian: Ia meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan produksi dengan memperhatikan infrastruktur pendukung, seperti jalan produksi pertanian dan tanaman penyangga (seperti di Cianjur) untuk melindungi tanaman kopi.

Penyertaan UMKM: Lina mendorong keterlibatan UMKM kopi dalam meningkatkan daya saing produk olahan agar tidak hanya menjual biji mentah (green bean), tetapi juga produk dengan nilai tambah tinggi. (AP)

 

 

 

 

 

 

 

 

Comment