Kisah Pecinan Jamblang, Nasi Jamblang dan Sejarah nya
Oleh Jeremy Huang Wijaya
Siapa yang tidak mengenal nama Desa Jamblang di Kabupaten Cirebon. Jamblang adalah sebuah kecamatan di kabupaten Cirebon
Desa ini terkenal akan makanan Kuliner nya yaitu nasi Jamblang karena memiliki kekhasan, masakan yang beralaskan Daun Jati.
Kisah sejarah nasi Jamblang adalah ketika adanya pembangunan jalan jaman Daendels, ada sepasang Suami Istri yaitu Tan Piauw Lun bersama Suaminya R Abdul Latief, membuat aneka masakan yang beralaskan daun jati Untuk para buruh yang bekerja membuat jalan jaman Daendels.
Kisah desa Jamblang berawal dari seorang pedagang Tionghoa yang bernama Chong An jualan di bawah pohon Jamblang, warga Cirebon menyebut nya buah Duwet.
Chong An sukses berdagang di bawah pohon Duwet disepanjang aliran sungai Jamblang yang diyakini akan bermuara ke Muara Amparan Jati.
Kemudian Jamblang berkembang jadi kota perdagangan.
Di Jamblang juga ada sebuah Kelenteng bernama Kelenteng Jamblang menurut Raden Chaidir Susila ningrat budayawan Cirebon meyakini usia kelenteng Jamblang seusia Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang dibangun pada masa pemerintahan Sunan Gunung Jati abad ke 15. Saat itu para Wali membangun Masjid Agung Sang Cipta Rasa dengan mengambil kayu jati dari daerah barat atau sekitar Palimanan. Menurut Raden Chaidir Susila ningrat Saat pedati Gede melewati desa Jamblang, warga Tionghoa Cirebon menghadap Sunan Gunung Jati meminta kayu jati nya karena tengah membangun kelenteng dan diizinkan oleh Sunan Gunung Jati disini terlihat harmoni persaudaraan. Akhirnya dibangun lah Kelenteng Jamblang atau disebut juga Vihara Rakhita.
0ey Tiam Seng salam dokumen jaman kolonial Belanda tertulis Oeij Tiam Seng menjadi Wijekmester Jamblang , kepala perkampungan Tionghoa di Jamblang.
Dekat Kelenteng Jamblang juga terdapat makam Tionghoa disana. Kakek buyut penulis juga dimakamkan disana, karena kakek penulis bernama Oey Tek Hay berasal dari Jamblang. Kakek penulis awalnya bermarga Thee kemudian diangkat anak oleh keturunan Oey Thiam Seng akhirnya jadi bermarga Oey.
Di Jamblang juga terkenal dengan Swieke dan Sarang Burung walet.
Swieke Jamblang terkenal enak.
Dan jaman dulu Jamblang juga terkenal dengan emas Jamblang yang berkadar 18-22 karat







Comment