April Mop itu April Gelisah Atau April Bahagia Bagi Pengusaha
Oleh Jeremy Huang Wijaya.
Setiap 1 April Banyak orang membuat April Mop atau disebut juga April Fool’s day, hari itu banyak orang memberikan lelucon , kata kata jahil atau hipokrisi kepada kerabat, teman, pacar atau bahkan calon Pacar? Secara sengaja tanpa perlu harus bersalah
Saat ini banyak orang ketakutan dalam menjalani bulan April, karena melihat fakta dan data yang terjadi di bulan Februari akhir dan Awal Maret, dimana Perang AS, Israel melawan Iran. Membuat Iran membatasi jalur Selat Hormuz. Sehingga tidak bisa bebas dilalui kapal kapal.
Pembatasan jalur Selat Hormuz mempengaruhi jalur perdagangan. Terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak mentah dunia.
“Dalam ratas yang khusus membahas persiapan jelang Idul Fitri, Bahlil mengungkap bahwa Prabowo juga memerintahkan agar Indonesia memiliki tempat penyimpanan atau storage BBM.Pasalnya, daya tampung BBM di Indonesia hanya cukup menampung untuk cadangan stok selama 25 hari. minimal standar nasional stok BBM berada di kisaran 20-21 hari, sementara cadangan maksimalnya 25 hari.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga memastikan BBM subsidi tidak mengalami kenaikan harga jelang Idul Fitri 1447 H. Selama Selat Hormuz dibatasi dan di tutup akan banyak negara terjadi kelangkaan sumberdaya energi.
Kemaren satu dolar sudah di atas 16.800
April juga batas akhir penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan membuat pusing para pengusaha.
Perusahaan banyak mengeluarkan dana untuk THR baik itu untuk karyawan dan oknum oknum ormas dan oknum pejabat.
Maret banyak hari libur, perusahaan tidak bisa berproduksi. Daya beli semakin turun.
April menjadi bulan terberat bagi dunia usaha.
Hal ini harus menjadi perhatian yang serius dari pemerintah.
Mereka hanya dapat berdoa minta mujizat Tuhan, karena disaat semu tertutup langit masih terbuka untuk menolong.
即使世间所有的大门都已关闭,天空依然敞开,伸出援手。
Jíshǐ shìjiān suǒyǒu de dàmén dū yǐ guānbì, tiānkōng yīrán chǎngkāi, shēn chū yuánshǒu artinya Langit masih terbuka disaat pintu di bumi tertutup







Comment