Bandung.Swara Jabbar News Com.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golkar Tati Supriati Irwan menghadiri Kuliah Umum bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.yang diadakan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Gedung Anwar Musaddad, Kamis (9/4/2026).
Mengusung tema “Transformasi Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045”, kuliah umum dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Jawa Barat H. Daniel Muttaqien Syaifuddin, S.ST., Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. M.Q. Iswara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golkar.
Tati Supriati Irwan selaku perwakilan dari Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kolaborasi antara pemerintah pusat dan dunia akademik.
Beberapa point penting yang dikatakan Legislator Golkar Tati Supriati Irwan Dapil Jabar III (Kabupaten Bandung Barat) sebgaai berikut :
Penyelarasan Program: Tati Supriati Irwan menegaskan bahwa program kependudukan seperti pencegahan stunting dan ketahanan keluarga harus didukung penuh melalui kebijakan di tingkat provinsi agar target Indonesia Emas 2045 tercapai.
Dukungan Legislatif: Sebagai anggota Komisi II DPRD Jabar, beliau berkomitmen memastikan aspek anggaran dan regulasi di Jawa Barat sejalan dengan transformasi kebijakan pembangunan keluarga yang dipaparkan Menteri Wihaji.
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga: Mengingat latar belakangnya di Komisi II yang membidangi ekonomi, beliau menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi keluarga sebagai tulang punggung kesejahteraan masyarakat Jabar.
Apresiasi Kolaborasi Akademik: Beliau menyambut baik penandatanganan MoU antara UIN Bandung dan Kementerian Kependudukan sebagai langkah strategis untuk melibatkan mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai isu kependudukan secara langsung di lapangan.
Kehadiran beliau mewakili Dapil III Jawa Barat (Kabupaten Bandung Barat), memperkuat pesan bahwa kolaborasi multisektor sangat krusial bagi keberhasilan pembangunan manusia di wilayah tersebut.







Comment