Dari Parlemen ke Pematang Sawah, Jalan Pengabdian Baru Buky Wibawa untuk Petani
Bandung.Swara Jabbar News Com.-Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat yang digelar di Bandung, Hotel Savoy Homman, Senin 15 Juni 2026 menetapkan Dr. Buky Wibawa Karya Guna, M.Si sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Jawa Barat masa bakti 2026–2031.
Buky terpilih secara aklamasi dengan dukungan dari 27 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se-Jawa Barat. Terpilihnya Ketua DPRD Jawa Barat tersebut diharapkan menjadi momentum baru bagi organisasi dalam memperkuat peran petani, memperluas akses pasar, dan mendorong modernisasi sektor pertanian di Jawa Barat.
Dalam sambutannya usai terpilih, Buky menegaskan HKTI Jawa Barat harus bergerak lebih cepat dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani saat ini.
“Kita masih harus bekerja lebih keras lagi. HKTI Jawa Barat akan bergerak melalui tiga program kerja cepat, yaitu Tani Sejahtera, Tani Cerdas, dan Tani Berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Buky, program Tani Sejahtera akan difokuskan pada pengawalan ketersediaan dan stabilitas harga pupuk serta memperkuat akses pasar agar petani memperoleh keuntungan yang layak. Sementara program Tani Cerdas diarahkan pada digitalisasi sektor pertanian sehingga petani dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas pemasaran hasil panen.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin DPD HKTI Jawa Barat selama lima tahun ke depan.
Buky akan didampingi tim formatur yang terdiri atas perwakilan DPC HKTI Kabupaten Subang, DPC HKTI Kabupaten Bogor, serta dua perwakilan dari Dewan Pimpinan Nasional HKTI untuk menyusun kepengurusan periode mendatang.
Buky Wibawa menegaskan bahwa HKTI Jabar di bawah kepemimpinannya akan langsung bergerak cepat melalui tiga program utama:
Tani Sejahtera: Mengawal ketersediaan pupuk, sarana produksi, serta menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.
Tani Cerdas: Mendorong digitalisasi pertanian modern dan transformasi teknologi bagi petani lokal.
Tani Berkelanjutan: Menjamin ketahanan pangan jangka panjang dan melakukan regenerasi petani muda di Jawa Barat. (AP)
