Pemerintahan

Antisipasi PMK, Periksakan Kesehatan Hewan Ternak

Depok.Swara Jabbar Com.-Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok mulai gencar melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang tersebar di 11 Kecamatan di wilayahnya. Kepala DKP3 Kota Depok Widyati Riyandani mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi penularan penyakit mulut dan kulit (PMK) terhadap hewan ternak yang mulai mewabah di beberapa daerah. “Pemeriksaan dan pengawasan kepada peternak yang ada di Kota Depok, kemudian juga di RPH (rumah pemotongan hewan). Kita juga sudah ada tim yang ada di 11 kecamatan, kita datangi dan di periksa semua hewannya, itu pertama,” kata Widyati,beberapa waktu lalu.

Kemudian, Widyati menyatakan, pihaknya juga tengah menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Barat terkait keluar-masuknya hewan ternak dari luar daerah. “Kedua, kami tetap melakukan koordinasi kepada provinsi terkait dengan lalu lintas hewan,” ujarnya. Baca juga: BMKG Ungkap Alasan Suhu Panas yang Landa Kota Tangerang Belakangan Ini Dalam pemeriksaan hewan ternak yang dilakukan DKP3 di peternakan ADH Farm di Kecamatan Cimanggis

Terdapat seekor sapi yang berasal dari luar Depok. “Karena memang di kemarin itu, kita sudah melakukan pemeriksaan 75 ekor sapi, dan hanya seekor yang berasal dari luar kota Depok, dan memang sisanya 74 itu sudah ada di tempat peternakan mereka (ADH Farm). Dan memang hasilnya semua negatif, enggak ada yang terjangkit PMK,” kata Widyati. Widyati mengungkapkan, akan tetap gencar melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak untuk memastikan kondisi kesehatan hewan menjelang Hari Raya Idul Adha. “Kami juga masih running (terus melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak) jadi belum ada yang di dapat hasilnya. karena hewan ternak kurbannya belum datang,” ujarnya.

Selain itu, DKP3 Depok juga turut mengedukasi pedagang dan peternak hewan sebagai salah satu bentuk antisipasi wabah PMK terhadap hewan ternaknya. “Kita harus mengedukasi mereka (peternak, pedagang, hingga kelompok taninya) pada saat hewan ternaknya datang pun kita juga harus mendapatkan informasi supaya kita bisa melakukan pemeriksaan hewan pada saat datang,” pungkas Widyati. (*)