Parlementaria

Hj.Sari Sundari , S.Sos.MM : Peran Penting Membangun Ketahanan Keluarga

Kab Bandung.Swara Jabbar Com.-Dalam rangka Kunjungan Dapil (Kundapil) Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKS Hj.Sari Sundari, S.Sos.MM mengunjungi SD IT Jaisyul Quran Binekas Jl Pasanggrahan Kidul, Ganjar Sabar, Kec. Nagreg, Kabupaten Bandung. Sabtu (01/10/2022).

Kunjungan tersebut, diterima oleh Kepala Sekolah SD IT Jaisyul Quran Binekas Ratna Juwita, S.Pd.I.

Pada Kesempatan tersebut, Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Hj.Sari Sundari, S.Sos.MM menjadi Pembicara Seminar Parenting dengan Tema” Ketahanan Keluarga “. Dengan Peserta Orang Tua Murid SD IT Jaisyul Quran.

Legislator PKS Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung) Hj.Sari Sundari mengatakan Keluarga Kuat, memiliki ciri-ciri sebagai berikut : Apresiasi & Afeksi Komunikasi Positif, Komitmen pada keluarga dengan menikmati dan menghadirkan waktu bersama keluarga, serta kesejahteraan spiritual yaitu kemampuan untuk mengelola stress & krisis secara efektif.

Keluarga Kuat dalam arti Kuat dalam Spritual, Kuat Intelektual, Kuat Moral, Kuat Fisik, Kuat Finansial, Kuat Da’wah, Kuat Tarbiah, dan Kuat Bonding.

Keluarga merupakan Unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas Kepala Keluarga dari beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat dibawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan, Hal ini tertuang dalam UU No.52 Tahun 20029 UU No.10 Tahun 1992 Jelas Hj.Sari Sundari.

Lebih lanjut, Sari Sundari (SADAR) memaparkan tentang Tahapan Keluarga yaitu Pasangan baru menikah, Kelahiran anak pertama, kedua dst, Keluarga dengan anak usia pra-sekolah, Keluarga dengan anak sekolah, Keluarga dengan anak remaja, Keluarga Launching center, Keluarga setengah baya dan Keluarga lanjut usia.

Ketahanan keluarga adalah kemampuan mengelola sumberdaya dan masalah yang dihadapi keluarga agar keluarga sejahtera yaitu terpenuhinya kebutuhan seluruh keluarga anggota keluarga (Sunarti, 2001).

Sari Sundari (SADAR) menegaskan Keluarga Teladan adalah Keluarga Da’wah keluarga teladan bagi masyarakat, Kekokohan keluarga menjadi salah satu pilar utama da’wah serta Penanaman nilai dan regenerasi Da’wah harus dimulai dari keluarga.

Syumuliyatul Da’wah sangat memegang peran penting yaitu Da’wah di rumah menjadikan keluarga sebagai basis perubahan serta Da’wah di luar rumah menyebabkan nilai-nilai Islam dalam berbagai bidang kehidupan. Untuk itu sangat dibutuhkan Sinergi yaitu Da’wah di luar dan di dalam harus sukses dan seimbang serta sinergi antara suami & istri. Dengan mewujudkan Keluarga Kuat, Sinergi melewati siklus hidup berumah tangga, Sinergi meneladani Sunnah-Sunnah Nabi dalam berinteraksi dan Bersinegi mendidik generasi ungkap Sari Sundari.

Sebagai pedoman kehidupan bahwa Sinergi serta Nilai dalam arti Iman dan Taqwa, untuk menjadi Motivasi yaitu ibadah kepada Allah SWT, Pegangan Hidup: Syari’at, Orientasi : Keberkahan dari Allah SWT dan Visi : Meraih Surga Bersama Keluarga.

Dalam keluarga, Sari Sundari (SADAR) memandang sangat diperlukan Apresiasi dan Afeksi yaitu Keluarga tangguh, saling peduli, terbentuk persahabatan antar anggota keluarga, ada penghormatan, menciptakan suasana hangat dan menyenangkan.Untuk itu sangat dibutuhkan 5 Bahasa Cinta yaitu Kata-kata afirmasi : Kalimat mesra, rayuan, motivasi, Waktu berkualitas: Hal yang membahagiakan saat bersama pasangan, Hadiah : aneka jenis hadiah, Tambahan pelayanan : Bantuan pada pasangan, melayani dari yang sederhana dan sentuhan fisik : sentuhan lembut usapan, pijatan dll.

Komunikasi positif pasangan memilki peran penting, dengan Komunikasi menyenangkan dan berbagi perasaan, melegakan pasangan berdasarkan cinta, Memberdayakan dan dirindukan serta hindari saling menyakiti. Positif bisa diartikan adalah tujuan komunikasi, isi pembicaraan, cara komunikasi, suasana, hasil dan dampaknya ujar. Sari Sundari.

Di akhir Seminar Parenting Ketahanan Keluarga, Politisi Perempuan PKS ini mengungkapkan sangat menjungjung tinggi Motto Kehidupan yaitu “Keluarga adalah Sumber Energi dalam Menumbuhkan Kekuatan, Membangun Motivasi dan Inspirasi ” (Sari Sundari) pungkasnya.

(AP)