Skip to content
Thursday, June 4, 2026
Latest:
  • Tati Supriati Irwan: Esensi WTP Jabar Adalah Keberpihakan Anggaran untuk Masyarakat
  • KDM Serahkan Koper 1 Miliar untuk Persib, Anggota DPRD Jabar Tati Supriati Irwan Angkat Jempol
  • HARI JADI ke-544 KOTA BOGOR Wagub Jabar: Kekompakan Pemerintah dan Warga Jadi Kunci Kemajuan Kota Bogor
  • Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
  • KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Swara Jabbar News

  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Nasional
    • Regional
  • Pariwisata
  • Parlementaria
    • Pemerintahan
    • Parlementaria Kota Bandung
  • Politik
  • TNI
    • POLRI
  • Redaksi
Parlementaria

Lina Ruslinawati : Strategi Pemberdayaan Perempuan Menuju Kemandirian Ekonomi.

November 8, 2025 swara

Bandung.Swara Jabbar News Com.-Pemberdayaan perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam pembangunan ekonomi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, peran perempuan dalam sektor ini sangat signifikan.

 

 

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi salah satu wadah bagi perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian. Melalui UMKM, perempuan dapat mengembangkan potensi dan kemampuan mereka dalam bidang ekonomi dan bisnis.

 

Signifikansi Peran Perempuan dalam UMK si Jumlah Pelaku Usaha: Berdasarkan data dari berbagai sumber, mayoritas pelaku UMKM di Indonesia, termasuk di Jawa Barat, adalah perempuan. Keterlibatan mereka sangat tinggi dalam menggerakkan roda ekonomi keluarga dan daerah.Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati.

 

Legislator Partai Gerindra Dapil Jabar V (Kabupaten Sukabumi-Kota Sukabumi) Lina Ruslinawati menuturkan Ketahanan Ekonomi Keluarga: Usaha yang dijalankan perempuan seringkali menjadi sumber pendapatan utama atau tambahan yang menopang ketahanan ekonomi rumah tangga.

Fokus Sektor Tertentu: Perempuan cenderung mendominasi UMKM di sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan (kriya), yang merupakan sektor unggulan di Jawa Barat.

Tujuan utama pemberdayaan

Meningkatkan kemandirian ekonomi: Memberi perempuan akses untuk menghasilkan pendapatan sendiri, yang mengurangi ketergantungan finansial dan meningkatkan posisi tawar mereka.

Memperkuat kapasitas: Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan perempuan dalam manajemen usaha, keuangan, digitalisasi, dan pemasaran.

Mengatasi hambatan: Memberikan solusi atas hambatan yang sering dihadapi perempuan, seperti keterbatasan waktu karena tanggung jawab domestik, dengan menyediakan dukungan yang sesuai.

Manfaat pemberdayaan

Kemandirian finansial: Perempuan memiliki sumber penghasilan sendiri untuk menopang keluarga, terutama di masa krisis atau ketika ada kesulitan finansial dari pasangan.

Peningkatan kesejahteraan keluarga: Pendapatan dari UMKM dapat digunakan untuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup keluarga secara keseluruhan.

Inovasi dan kreativitas: Keterlibatan perempuan dalam UMKM dapat mendorong inovasi dan kreativitas, menghadirkan solusi baru untuk tantangan di lingkungan mereka. Tutup Lina Ruslinawati (AP)

 

  • Tia Fitriani : Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Agar Berjalan Efektif dan Tepat Sasaran.
  • ILDI Kecam Pelantikan Ilegal di Jawa Barat: Tidak Sah, Tidak Etis, dan Melanggar Hak Kekayaan Intelektual

You May Also Like

Gerindra Kejar 3 Kursi DPRD Jabar Dari Dapil XI ( SMS)

January 20, 2019 swara

Pastikan Suara Rakyat Didengar, Christin Novalia Simanjuntak Perjuangkan Program Prioritas di Musrenbang

April 15, 2026 swara

Reses Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Fokus Pemulihan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid – 19

March 4, 2021 swara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Swara Jabbar News. All rights reserved.
Theme: Diah by ThemeGrill. Powered by Swara.