Skip to content
Tuesday, July 21, 2026
Latest:
  • Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri Mengusulkan KNMP Jangan Hanya Berisi Fasilitas Darat, Tetapi Harus Membangun Eko Sistem
  • Tinjau Pembangunan Trase Baru Batutulis, Ono Surono Memastikan Proyek Selesai Oktober 2026
  • Tak Halangi Jarak, Tati Supriati Irwan Bakar Semangat Demokrasi Siswa MA Ishlahul Aqidah di Pelosok Cikalong.
  • PANEN RAYA TNI DI SUMEDANG PERKUAT SINERGI WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL
  • DPRD Jabar Tolak Wacana SPP di Sekolah Negeri, Pendidikan Gratis 12 Tahun Harus Dijamin Negara
Swara Jabbar News

  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Nasional
    • Regional
  • Pariwisata
  • Parlementaria
    • Pemerintahan
    • Parlementaria Kota Bandung
  • Politik
  • TNI
    • POLRI
  • Redaksi
Parlementaria

Lina Ruslinawati : Strategi Pemberdayaan Perempuan Menuju Kemandirian Ekonomi.

November 8, 2025 swara

Bandung.Swara Jabbar News Com.-Pemberdayaan perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam pembangunan ekonomi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, peran perempuan dalam sektor ini sangat signifikan.

 

 

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi salah satu wadah bagi perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian. Melalui UMKM, perempuan dapat mengembangkan potensi dan kemampuan mereka dalam bidang ekonomi dan bisnis.

 

Signifikansi Peran Perempuan dalam UMK si Jumlah Pelaku Usaha: Berdasarkan data dari berbagai sumber, mayoritas pelaku UMKM di Indonesia, termasuk di Jawa Barat, adalah perempuan. Keterlibatan mereka sangat tinggi dalam menggerakkan roda ekonomi keluarga dan daerah.Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati.

 

Legislator Partai Gerindra Dapil Jabar V (Kabupaten Sukabumi-Kota Sukabumi) Lina Ruslinawati menuturkan Ketahanan Ekonomi Keluarga: Usaha yang dijalankan perempuan seringkali menjadi sumber pendapatan utama atau tambahan yang menopang ketahanan ekonomi rumah tangga.

Fokus Sektor Tertentu: Perempuan cenderung mendominasi UMKM di sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan (kriya), yang merupakan sektor unggulan di Jawa Barat.

Tujuan utama pemberdayaan

Meningkatkan kemandirian ekonomi: Memberi perempuan akses untuk menghasilkan pendapatan sendiri, yang mengurangi ketergantungan finansial dan meningkatkan posisi tawar mereka.

Memperkuat kapasitas: Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan perempuan dalam manajemen usaha, keuangan, digitalisasi, dan pemasaran.

Mengatasi hambatan: Memberikan solusi atas hambatan yang sering dihadapi perempuan, seperti keterbatasan waktu karena tanggung jawab domestik, dengan menyediakan dukungan yang sesuai.

Manfaat pemberdayaan

Kemandirian finansial: Perempuan memiliki sumber penghasilan sendiri untuk menopang keluarga, terutama di masa krisis atau ketika ada kesulitan finansial dari pasangan.

Peningkatan kesejahteraan keluarga: Pendapatan dari UMKM dapat digunakan untuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup keluarga secara keseluruhan.

Inovasi dan kreativitas: Keterlibatan perempuan dalam UMKM dapat mendorong inovasi dan kreativitas, menghadirkan solusi baru untuk tantangan di lingkungan mereka. Tutup Lina Ruslinawati (AP)

 

  • Tia Fitriani : Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Agar Berjalan Efektif dan Tepat Sasaran.
  • ILDI Kecam Pelantikan Ilegal di Jawa Barat: Tidak Sah, Tidak Etis, dan Melanggar Hak Kekayaan Intelektual

You May Also Like

Forum IKU Awal Baik Bagi Stabilitas Kesbangpol

February 24, 2022 swara

Nia Purnakania Mendorong BUMD Tingkatkan Kinerja

January 12, 2026 swara

Sukseskan Pileg dan Pilpres 2019 DPRD Jabar Harap Sinergitas Dengan KPU Tetap Terjaga

October 2, 2018 swara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Swara Jabbar News. All rights reserved.
Theme: Diah by ThemeGrill. Powered by Swara.