Mengapa Dodol Keranjang Selalu dibagikan

Mengapa Dodol Keranjang Selalu dibagikan

Oleh Jeremy Huang Wijaya

Setiap menjelang Imlek warga Tionghoa Cirebon yang ekonomi menengah ke atas selalu membagikan kue keranjang kepada tetangga dan handai taulan.
Kue keranjang dalam bahasa Mandarin disebut Nian Gao, dalam bahasa Mandarin disebut Ni Kwee.
Nian artinya tahun dan Gao berati kue, yang mengandung arti kue tahun karena kuat satu tahun, dan dibuat nya satu tahun sekali.
Kata Gao juga terdengar seperti kata tinggi (高), sehingga kue keranjang sering disusun tinggi atau bertingkat.
Makin ke atas, tumpukan kue makin mengecil, yang memberikan makna peningkatan dalam hal rezeki atau kemakmuran.
Menurut dongeng kue keranjang ini dipersembahkan kepada dewa Tungku (竈君公 Cau Kun Kong) agar membawa laporan yang menyenangkan kepada raja Surga (玉皇上帝 Giok Hong Siang Te).
Ada 3 sumber mengatakan kue keranjang sudah ada sejak Dinasti Liao (907–1125).
Ada yang mengatakan Pada Dinasti Tang (618 – 907 M).
Sumber yang lain mengatakan kue keranjang sudah ada sejak 2500 tahun lalu ketika mangkatnya Wu Zixu Jendral Perang dari kerajaan Wu, peristiwa itu terjadi ketika Goujian dari Kerajaan Yue menyerang kerajaan Wu, peristiwa itu mengakibatkan banyak tentara terjebak dalam tembok besar kota tersebut banyak yang tewas akibat kelaparan.
Jendral Wu Zixu sebelum meninggal menyampaikan pesan ketika kelaparan gali tembok sekeliling kota sedalam 1 meter karena disana ada makanan kue keranjang dari ketan, para prajurit menggali tanah di sekeliling tembok sedalam 1 meter di temukan kue keranjang dari ketan membuat mereka bebas dari kelaparan.
Membagikan kue keranjang kepada tetangga dan handai taulan artinya menjalin persahabatan dan persaudaraan yang bulat utuh.
Karena kue keranjang dari ketan jadi lengket dan rasanya manis jadi menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan manis

Comment