Legislator Gerindra Daddy Rohanady Dukung Pembentukan Holding BUMD Jabar

Jakarta.Swara Jabbar News Com.-Wakil Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady melaksanakan rapat Konsultasi ke Direktorat BUMD, BLUD, dan BMD Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Rabu (10/02/2026).

Legislator Partai Gerindra Daddy Rohanady Dapil Jabar XII (Kabupaten Indramayu-Kabupaten Cirebon-Kota Cirebon) mengatakan Konsultasidilakukan Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Barat terkait usulan Gubernur KDM yang akan membentuk PT.Sanggabuana (Holding BUMD Jabar).

Daddy Rohanady, Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Super Holding BUMD Jawa Barat.

Sebagai Politisi Senior di DPRD Provinsi Jawa Barat, Dady memberikan point-point penting sebagai berikut :

BUMD Bukan “ATM”: Daddy menegaskan bahwa BUMD tidak boleh lagi dianggap sebagai “ATM” atau sumber pendanaan bagi kepentingan politik tertentu. Ia menekankan pentingnya profesionalisme agar BUMD bisa memberikan dividen nyata bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Mendukung Efisiensi: Beliau setuju dengan langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk merampingkan puluhan BUMD yang tidak produktif ke dalam satu holding. Langkah ini dinilai perlu karena mayoritas dari 41 BUMD Jabar saat ini dianggap kurang produktif dan membebani APBD.

Penyelamatan Aset: Daddy menyoroti banyaknya aset BUMD yang besar namun kasnya kosong. Dengan konsep holding (mirip Danantara), ia berharap aset-aset tersebut bisa dikelola lebih optimal tanpa campur tangan kepentingan tim sukses atau politik.

Fokus pada Tata Kelola: Ia mendorong agar proses transisi menuju holding ini didasarkan pada hasil audit yang transparan untuk memisahkan BUMD yang masih layak dipertahankan dengan yang harus dilebur.

Rencana pembentukan holding ini ditargetkan mulai direalisasikan secara bertahap pada awal tahun 2026, di mana nantinya BUMD Jabar akan mengerucut menjadi satu entitas holding besar dan Bank BJB yang tetap berdiri sendiri Pungkas Dady Rohanady (AP)

 

Comment