Ekonomi

Kenapa Dollar AS Masih Bertengger di 18.000, Kenapa Pajak yang dikejar?

Kenapa Dollar AS Masih Bertengger di 18.000, Kenapa Pajak yang dikejar?

 

Oleh Jeremy Huang Wijaya.

Pasar Spot Rabu 15 Juli 2026 mencatat rupiah masih berada di Level 18.068 perdollar AS atau menguatkan tipis 0,14 persen setara 23 poin dari Level pembukaanya.
Ternyata pergerakan kurs rupiah masih sangat dipengaruhi oleh investor asing.
Selain itu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat jumlah simpanan berdenominasi dollar Amerika Serikat (AS) meningkat pesat pada Mei 2026.

Tercatat, jumlah simpanan dollar AS pada periode tersebut mencapai 8.918.054 rekening.
Angka ini meningkat 58,2 persen secara tahunan atau meningkat 5,5 persen secara bulanan.

Simpanan dalam mata uang asing ini porsinya mencapai 1,3 persen dari total jumlah simpanan di perbankan umum dalam negeri yang sebesar 682.056.915 rekening.
Tetapi yang aneh dari pemerintah bukan memperbaiki sistem dan mencari investor tetapi hanya mengejar pajak, rakyat dikejar pajak. Padahal pendapatan rakyat sudah minim jika dikejar pajak banyak yang gulung tikar bisnisnya dan bangkrut.
Indonesia masih tergantung dengan investor asing, Kenapa Investor asing malas tanam modal di Indonesia. harusnya pemerintah melobi investor asing untuk tanam modal di Indonesia jangan kalah dengan Vietnam.
Pemerintah harus tegas basmi korupsi dan pungutan liar supaya banyak investor datang tanam investasi.
Berikan kenyamanan kepada investor untuk tanam modal, jika mereka masuk jangan ada pungutan liar yang lain
Seperti Vietnam sekali bayar kemudian tidak ada pungutan pungutan dari oknum oknum pejabat pemerintah daerah. Pemerintah Vietnam menyediakan lahan sesuai nilai modal yang akan diinvestasikan tanpa ada pungutan lain, dan sudah mendapatkan ijin lengkap. Tidak mengurus ijin yang lain. Dan tidak ada oknum instansi yang meminta pungutan kepada investor. Tidak ada oknum ormas yang datang meminta jatah.
Jika ini semua diperbaiki pasti investor asing akan tanam modal di negara kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *