Pendidikan

Mahasiswa KKN Uncip Gelar Seminar dan Peatian Peningkatan Kompetensi Pengolahan Kopi.

Kota Tasik.Swara Jabbar Com.-Kota Tasikmalaya adalah kota yang dikenal dengan keanekaragaman hayati flora dan fauna yang dijadikan destinasi wisata. Dalam cakupannya ekosistem wisata harus diperhatikan pengelolaannya, salah satunya adalah kebun kopi, apalagi lokasi-lokasi tananam kopi sering dijadikan tempat untuk menikmati alam sekitar sambil meminum kopi atau menyaksikan petani langsung saat memetik buah kopi. Maka, dalam pengelolaannya masyarakat harus berpartisipasi mengelola kopi sehingga masyarakat tersebut bisa merasakan manfaat ekonominya.

Rabu (30/3/2022), Mahasiswa KKN Uncip Gelar Seminar dan Pelatihan Pengelolaan Kopi yang bertempat di aula Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam acara Seminar and training, yang bertemakan “Pemberdayaan Petani Melalui Peningkatan Kompetensi Pengolahan Kopi”, ada dua narasumber yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yakni Emi Hermalini,. SE.M.Si seorang penyuluh fungsional bidang industri dan Dr.Edi Suroso,SE.,M.Si seorang pembina JJS dan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi.

Seminar dan training ini digelar karena melihat potensi yang ada di kecamatan Sukaratu dimana hampir setiap desa memiliki potensi kopi. Sehingga, dirancang dan dilaksanakan kegiatan seminar dan training kopi untuk menjawab permasalahan yang berbeda baik dari segi penanaman, pengolahan, pengemasan, maupun pemasaran, supaya kopi dapat menjadi ciri khas kecamatan Sukaratu dan dapat menjadi potensi ekonomi kreatif unggulan sehingga dapat memberdayakan masyarakat sekitar.

Banyak potensi-potensi yang dapat dikembangkan oleh para masyarakat Namun, trdapat berbagai kesulitan yang dihadapi para petani kopi di beberapa desa yaitu ada desa yang mengalami permasalah dalam penanaman kopi dikarenakan tidak mengetahui SOP untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada yang mengalami kesulitan pengolahan, pengemasan dan pemasaran sehingga kesulitan dalam mengembangkan dan mengelola produktifitas di bidang pengolahan kopi.

“Strategi yang harus disiapkan para petani untuk mengembangkan hasil produktifitas para masyarakat khususnya di bidang pengelolaan kopi di tengah maraknya persaingan pengolahan kopi di berbagai daerah yaitu dengan meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan agar dapat bersaing di tengah trend kopi yang sedang menjamur”, ucap salah satu panitia. dapat menjadi potensi ekonomi kreatif unggulan sehingga dapat memberdayakan masyarakat sekitar.

Banyak potensi-potensi yang dapat dikembangkan oleh para masyarakat Namun, trdapat berbagai kesulitan yang dihadapi para petani kopi di beberapa desa yaitu ada desa yang mengalami permasalah dalam penanaman kopi dikarenakan tidak mengetahui SOP untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada yang mengalami kesulitan pengolahan, pengemasan dan pemasaran sehingga kesulitan dalam mengembangkan dan mengelola produktifitas di bidang pengolahan kopi.
“Strategi yang harus disiapkan para petani untuk mengembangkan hasil produktifitas para masyarakat khususnya di bidang pengelolaan kopi di tengah maraknya persaingan pengolahan kopi di berbagai daerah yaitu dengan meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan agar dapat bersaing di tengah trend kopi yang sedang menjamur”, ucap salah satu panitia.

Tindak lanjut setelah diadakannya seminar dan training ini yaitu dengan memberikan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang sesuai dengan aturan dan buku peluang usaha IKM kopi supaya dapat menghasilkan kualitas kopi yang baik agar dapat bersaing dengan yang lainnya di tengah menjamurnya persaingan di bidang kopi.

Harapan dari terselenggaranya seminar dan training ini yaitu para petani kopi dapat memahami penanaman, pengolahan, pengemasan, sampai dengan pemasaran kopi yang baik dan benar supaya meningkatkan kualitas kopi. Memahami tentang SOP (Standar Operasional Prosedur) penanaman dan pengolahan kopi. Mengetahui tentang sisi entrepreuner di bidang kopi sehingga dapat menjadi ciri khas tersendiri untuk Kecamatan Sukaratu.

(Ajat )