Bagaimanakah Dampak Perekonomian Dunia Setelah The Fed dan Bank Central Inggris Menaikkan Suku Bunga nya?

Bandung.Swara Jabbar Com.-

Oleh Jeremy Huang Wijaya

当我们向上帝寻求指导和帮助时,总会有出路
信靠主的人有福了
Dāng wǒmen xiàng shàngdì xúnqiú zhǐdǎo hé bāngzhù shí, zǒng huì yǒu chūlù
xìn kào zhǔ de rén yǒufúle artinya Selalu ada jalan keluar ketika kita minta pimpinan dan pertolongan Tuhan
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN bagai pohon yang di tanam di tepi aliran Sungai

Ekonomi Dunia saat ini berada di ambang resesi. Mengutip dari Kompas 16 Juni 2022. Bank sentral AS (Federal Reserve) mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 0,75 persen menjadi 1,75 persen pada Rabu (15/6/2022), demi menekan harga barang yang terus melonjak.

Itu adalah kenaikan suku bunga acuan tertinggi yang dilakukan bank sentra AS – yang dikenal dengan The Fed – selama 30 tahun terakhir.
Setelah The Fed Menaikkan suku bunga menyusul kemudian Suku bunga bank Central Inggris naik jadi 1, 25 persen
Setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) secara mengejutkan mengambil langkah agresif dengan langsung menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) pada Rabu (15/6/2022), Bank Sentral Swiss membuat kejutan dengan menaikkan suku bunga acuan untuk kali pertama sejak 2015 pada Kamis (16/6/2022).

Seperti efek berantai, rangkaian kejutan berlanjut ke Inggris. Bank Sentral Inggris (BoE) pada Kamis juga menaikkan lagi suku bunga acuannya untuk kali kelima berturut-turut pada tahun ini, ke level 1,25 persen. Ini adalah level tertinggi suku bunga acuan BoE sejak krisis keuangan global pada 2009.

Langkah pengetatan BoE diambil karena inflasi negara itu diperkirakan bakal menembus level di atas 11 persen pada 2022. Seturut keputusan BoE, nilai tukar poundsterling anjlok 1 persen terhadap dollar AS.

Risalah pertemuan bulanan BoE pada Kamis sebagaimana dikutip AFP menyebutkan alasan kenaikan terbaru suku bunga acuan ini merupakan respons BoE atas gelagat berlanjutnya tekanan kuat biaya dan harga… dengan risiko itu menjadi lebih persisten

Inflasi berisiko menjadi racun lambat bagi perekonomian, BoE mencoba menyiapkan penawar dengan menaikkan suku bunga,” kata Susannah Streeter, analis investasi dan pasar senior di Hargreaves Lansdown, seperti dikutip AFP.
Melansir Antara, Kamis (16/6/2022), BoE telah menaikkan biaya pinjaman empat kali sejak Desember ketika menjadi yang pertama dari bank-bank sentral utama dunia yang menaikkan suku bunga setelah pandemi Virus Corona. Inggris, lebih dari banyak negara kaya lainnya, menghadapi campuran inflasi tinggi dan pertumbuhan nol atau resesi.

Ekonominya sudah menunjukkan tanda-tanda perlambatan dan akan menjadi yang terlemah di antara negara-negara besar dan kaya di dunia tahun depan, menurut perkiraan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD)

Kenaikan suku bunga The Fed Amerika dan Bank Central BoE di Inggris akibat adanya inflasi di Inggris dan Amerika.
Kenaikan Suku Bunga di Amerika dan Inggris pasti akan membawa dampak perekonomian dan perdagangan di negara negara berkembang. Dampaknya Inflasi dan kenaikan harga harga di negara berkembang Karena Amerika dan China menjadi Barometer Ekonomi Dunia.

Dikutip Dari Kompas 16 Juni 2022 Perusahaan perdagangan uang Kripto, Coinbase melakukan PHK besar besaran terhadap karyawannya. Total Karyawan yang diberhentikan mencapai sekitar seperlima dari 5000 tenaga kerjanya yakni 1100 orang. Dikutip dari CNBC, tindakan ini di ambil oleh perusahaan setelah saham Coinbase turun hingga 79 persen di tahun ini. Terdapat pula penurunan pendapatan mencapai 27 persen dibandingkan tahun lalu

Berharap pemerintah dapat mengantisipasi dampak dari kenaikan suku bunga The Fed dan suku bunga Bank Central Inggris, berharap dapat menghemat anggaran belanja di tiap instansi lembaga pemerintah, mengurangi produk import, menaikkan produk lokal. Membatasi buah import, menaikkan dan meningkatkan buah lokal. Berharap adanya bantuan langsung tunai kepada para pekerja dan buruh untuk menaikkan daya beli. Dan dana bantuan untuk Usaha Kecil dan Menengah. Pajak penghasilan di harapkan dapat di turunkan dan berharap pemutihan pengampunan bagi yang tidak mampu bayar tunggakan iuran BPJS karena terkena dampak pandemi dapat di putihkan, jangan di tagih supaya mereka dapat berobat.

Selalu ada harapan di balik kesulitan dan kesusahan pasti ada jalan keluar meskipun suku Bunga The Fed naik. Jangan putus asa. Berdoa minta pimpinan dan pertolongan Tuhan sebelum bekerja. Ora Et Labora. Pasti ada hasil


Notice: compact(): Undefined variable: limits in /home/swarajab/domains/swarajabbarnews.com/public_html/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

Notice: compact(): Undefined variable: groupby in /home/swarajab/domains/swarajabbarnews.com/public_html/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.