Pemerintahan

Kejar Target Vaksinasi, Atasi PMK

Bogor.Swara Jabbar Com.-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Jawa Barat, mengejar target vaksinasi 900 sapi sehat yang tersebar di sekitar 50 peternak untuk meningkatkan pencegahan penularan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor Anizar saat dikonfirmasi Antara di Kota Bogor, Kamis, mengatakan target tersebut sesuai dengan jumlah pengiriman vaksin dosis pertama merk aftopor yang diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kuotanya kami dapat memang ‘segitu’ dikirim jari Pemrpov Jawa Barat, karena kan dibagi-bagi seluruh Indonesia, vaksinnya impor,” kata Anizar.

Menurut Anizar, DKPP Kota Bogor sebelumnya telah diminta mengirimkan jumlah populasi sapi yang ada di daerahnya mulai dari umur 2 minggu hingga dewasa. Hasil pendataan di lapangan dari sekitar 50 peternak kecil terdapat di wilayah Kota Bogor berjumlah sekitar 1.130 sapi.

Dari jumlah itu, kriteria yang sudah diperbolehkan vaksinasi menjadi seleksi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian sehingga kini Kota Bogor mendapat 900 dosis pertama vaksin sapi.

Sebanyak 900 dosis vaksin aftopor dikirimkan dalam sembilan botol berisi 200 mili, sehingga total terdapat 1.800 mili vaksin yang akan disuntikkan 2 mili kepada setiap sapi dari target 900 ekor. Penyuntikan vaksin telah dilakukan sejak Selasa (28/6).

Dwiyan mengaku wabah PMK pada hewan ternak sudah menjangkiti ratusan ekor sapi di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data, sekitar 600 ekor sapi dinyatakan suspek PMK.

Dari jumlah tersebut, kata dia, 80 persen lebih di antaranya telah dinyatakan sembuh sedangkan sisanya sudah dalam kondisi membaik.

“Sapi suspek PMK yang mati ada dua ekor, dan yang potong paksa ada 14 ekor, itu memang kita sarankan potong paksa. Kami sarankan kepada pedagang hewan kurban agar menjaga kesehatan hewan, kalau ada gejala PMK segera laporkan dan akan kita tangani dengan pengobatan,” kata dia. (*)