Pariwisata

Ular Suci Penjaga Pura di Tanah Lot Bali

Bali.Swara Jabbar Com.-Tanah Lot atau Tanah Laut terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, kerap menjadi tujuan wisatawan. Jaraknya hanya 30 km dari Denpasar. Tanah Lot melambangkan romantisme Pulau Bali. Sama seperti namanya, Tanah Lot memang memiliki pantai yang unik. Tanah Lot juga merupakan tempat ikon terkenal di Bali yaitu Pura Tanah Lot.

 

Asal-usul ular suci yang kerap dilihat wisatawan saat berkunjung ke Pura Tanah Lot Bali ternyata jelmaan dari sabuk Brahmana yang miliki racun tiga kali lebih berbahaya dari kobra.

Pura Tanah Lot menjadi satu di antara destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan saat berada di Bali.

Pura yang beridir di atas batu karang itu menjadi tempat yang strategis untuk menikmati pemandangan di daerah Tabanan, Bali.

Selain itu, pura yang terkenal ini juga memiliki keunikan tersendiri yakni, adanya sumber mata air tawar yang muncul di tengah-tengah lautan.Ada pula ular suci yang jadi salah satu daya tarik wisatawan di Pura Tanah Lot.

Ular suci ini ada di gua yang terletak di seberang pura dan dijaga oleh seorang warga asli sekitar Tanah Lot lengkap dengan sesajen serta dupa di atas liang tempat tinggalnya.

Selain memiliki sarang di dalam gua, ular suci Tanah Lot juga banyak ditemui di sekitar pura dan di sekitar sumber mata air tawar di tengah batu karang Tanah Lot.

Ular ini sering juga disebut ular poleng, dalam bahasa Bali artinya belang hitam-putih.

Ular suci Tanah Lot memiliki tubuh panjang dengan warna belang hitam-putih dan kadang abu-putih serta ekornya pipih, bukan tumpul memanjang.

Menurut Bli Made, itu menjadi salah satu alasan kenapa ular ini memiliki ekor pipih seperti ujung sabuk.

Umat Hindu di Bali percaya, berdoa sembari mengelus ular suci di Tanah Lot ini bisa membuat doa mereka terkabul.

Banyak yang berdoa mendapat keselamatan, rezeki hingga ingin dikaruniai anak.

“Ya mereka banyak berdoa di sini sambil pegang ular suci, supaya terkabul. Salah satu bentuk kepercayaan sekaligus ikhtiar saja, tetap kita harus usaha, tapi berdoa pada yang Maha Kuasa juga perlu,” kata Bli Made (red)