Pemerintahan

Hadiri Pelantikan Pordasi Jabar, Bey Machmudin: Olahraga Berkuda Berpotensi Besar Majukan Sport Tourism

Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar Masa Bakti 2023-2027 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/10/2023).

Bey menuturkan, Pemda Provinsi Jabar memiliki komitmen untuk terus mengembangkan dan mendukung penyelenggaraan olahraga. Salah satunya, olahraga berkuda yang sudah menorehkan prestasi.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya selalu mendukung penyelenggaraan olahraga berkuda ini. Kami akan terus mendukung pengembangan fasilitas berkuda, pelatihan, dan kompetisi di Jawa Barat,” ucapnya.

Menurut Bey, olahraga berkuda memiliki potensi yang besar untuk memajukan sport tourism di Jabar. Apalagi, Jabar merupakan salah satu arena sport tourism yang memesona di Indonesia.

“Kami juga percaya bahwa olahraga berkuda memiliki potensi yang besar untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi,” tuturnya.

Karena itu Bey berharap Pengurus Provinsi Pordasi Jabar masa bakti 2023-2027 dapat mengembangkan potensi olahraga berkuda di Jabar, sehingga olahraga berkuda dapat menorehkan prestasi baik di level nasional maupun internasional.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Pordasi yang telah berkontribusi dalam upaya pengembangan olahraga berkuda di Jawa Barat,” katanya.

“Saya yakin dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, pengurus Pordasi, dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat mencapai prestasi yang lebih gemilang di masa depan,” imbuhnya.

Sedangkan, Ketua Umum PP Pordasi Triwatty Marciano menuturkan bahwa olahraga berkuda sudah menjadi bagian budaya Jabar, terutama untuk pacu kuda.

“Pacu mulai sejak tahun 1966, sampai saat ini, memang Jawa Barat unggul selalu menempati juara umum, tetapi jangan tetap diam, saya melihat provinsi lain pun sekarang mulai bermunculan,” ucapnya.

“Terima kasih Jawa Barat bisa dikatakan telah menjadi sekolah pendidikan untuk Pordasi. Karena sekarang ini, cikal bakal atlet maupun kuda ada di daerah-daerah lain itu adalah asal mulanya dari Provinsi Jawa Barat. Tetapi walaupun sudah dibagikan ke setiap provinsi, Jawa Barat masih tetap unggul,” imbuhnya.