Parlementaria

Resmikan Rumah Juang di DPRD Jabar, Tom Maskun Ajak Generasi Muda Melek Politik.

Bandung.Swara Jabbar News Com.-Dr. H. Tom Maskun, M.Pd., yang menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, hadir dalam peluncuran program “Rumah Juang Fraksi PDI Perjuangan” pada Jumat, 24 April 2026. Acara peresmian ini dilaksanakan di area rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.

Program ini merupakan inisiatif dari Fraksi PDI Perjuangan untuk memberikan wadah edukasi politik bagi masyarakat luas.

Legislator PDI Perjuangan Tom Maskun dari Dapil Jabar IV (Kabupaten Cianjur) mengatakan Tujuan Rumah Juang, Didesain sebagai pusat pendidikan politik gratis, terutama bagi generasi muda (mahasiswa dan lulusan SMA), untuk memahami dinamika politik baik secara teori maupun praktik langsung dari para legislator.

Latar Belakang, terbentuknya Rumah Juang , Gagasan ini muncul dari tingginya minat mahasiswa magang di DPRD Jabar yang ingin belajar proses kerja politik secara lebih mendalam dan transparan.

Tom Maskun menegaskan bahwa program ini merupakan ruang belajar terbuka yang dapat diakses secara gratis oleh berbagai kalangan untuk menciptakan generasi yang kritis dan bertanggung jawab.ujarnya.

Program Rumah Juang ini merupakan terobosan pertama yang dilakukan oleh fraksi di DPRD Jawa Barat.

Saat ini, program direncanakan berjalan dalam tiga batch untuk gelombang pertama. Melihat tingginya minat masyarakat, Fraksi PDIP membuka peluang untuk melanjutkan program ini ke gelombang-gelombang berikutnya agar bisa menjangkau lebih banyak anak muda di Jawa Barat ujar Tom

Panitia Rumah Juang Fraksi PDIP, Arfan mengatakan pendidikan politik penting untuk meningkatkan demokrasi. Oleh karena iti. Fraksi PDIP membuat rumah juang sebagai pendidikan politik berbasis masyarakat.

“Ini menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai pancasila bagi generasi muda. Agar, mahasiswa magang bisa semakin paham terkait seluk beluk kinerja DPRD Provinsi Jabar,” kata Arfan seraya mengatakan ada 150 mahasiswa yang mendaftar di program ini.

Program ini juga mencakup “Sekolah Parlemen” yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa (tercatat sekitar 150 pendaftar awal) untuk memahami kinerja DPRD secara langsung.(AP)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *