Turun ke Kutajaya Cicurug, Lina Ruslinawati Kawal Aspirasi Jalan Rusak hingga Insentif Kader Posyandu
Sukabumi.Swara Jabbar News Com.-Dra. Hj. Lina Ruslinawati, Anggota sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. Minggu (12/7/2026).
Kegiatan pengawasan di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, sebagai bagian dari tugas konstitusional Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dalam mengawal tata kelola pemerintahan daerah, penyerapan anggaran, dan sosialisasi regulasi secara langsung ke tingkat desa.
Sebagai perwakilan rakyat dari Dapil V (Kota dan Kabupaten Sukabumi), berikut adalah poin-poin fokus kegiatan pengawasan dan agenda yang dilaksanakan oleh Lina Ruslinawati di wilayah tersebut
Dalam forum dialog terbuka bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh masyarakat, pengawasan ini berhasil menghimpun beberapa keluhan mendasar untuk diperjuangkan ke tingkat provinsi:
Perbaikan Jalan Rusak, Mendorong percepatan penanganan infrastruktur jalan di sekitar area pemukiman warga Desa Kutajaya.
Kesejahteraan Kader, Menampung keluhan mengenai minimnya pembiayaan operasional dan mendorong peningkatan insentif bagi kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui model pengawasan lapangan terintegrasi ini, kebijakan yang dirancang di tingkat Provinsi Jawa Barat dapat diselaraskan secara tepat sasaran dengan kebutuhan riil pemerintah desa dan warga di tingkat paling bawah
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari kondisi jalan kabupaten sepanjang sekitar satu kilometer yang mengalami kerusakan, belum cairnya insentif kader Posyandu, hingga perlunya pembinaan bagi kelompok-kelompok usaha masyarakat.
Lina mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan akan dikomunikasikan dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami hadir untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Keluhan terkait jalan kabupaten yang rusak, insentif kader Posyandu yang belum cair, hingga pembinaan kelompok usaha menjadi catatan penting yang akan kami kawal sesuai kewenangan yang ada,” ujar Lina Ruslinawati.
Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas warga sehari-hari.
Selain persoalan infrastruktur, Lina juga menyoroti pentingnya peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, ia berharap persoalan insentif dapat segera diselesaikan agar tidak mengganggu semangat para kader dalam memberikan pelayanan.
“Kader Posyandu memiliki peran yang sangat besar dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Aspirasi terkait insentif ini tentu akan kami sampaikan kepada pihak terkait agar dapat segera dicarikan solusinya,” katanya.
Tak hanya itu, masyarakat juga mengharapkan adanya pembinaan yang lebih intensif terhadap kelompok-kelompok usaha agar mampu berkembang dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Lina menilai penguatan pelaku usaha di tingkat desa perlu menjadi perhatian bersama melalui program pembinaan, pelatihan, hingga kemudahan akses permodalan.
Kelompok-kelompok usaha masyarakat perlu terus didorong agar berkembang. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa,” Tutup Lina Ruslinawati. (AP)
