Kunjungi CDK Purwakarta, Tati Supriati Irwan Bongkar Strategi Jaga Hutan Jabar Tetap Lestari
Purwakarta.Swara Jabbar News Com.-Kelestarian ekosistem hutan di Jawa Barat kini menjadi prioritas yang dikawal ketat oleh jajaran legislatif. Guna memastikan paru-paru hijau di Jawa Barat tetap terjaga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Tati Supriati Irwan, S.Sos., melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) strategis ke Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II di Kabupaten Purwakarta. Selasa 28 Juli 2026.
Kunjungan lapangan ini menjadi momentum penting bagi Komisi II DPRD Jabar untuk membedah, mengevaluasi, sekaligus menyelaraskan berbagai program penghijauan yang mencakup wilayah kerja Purwakarta, Subang, dan Karawang.

Membedah Strategi Hijau untuk Masa Depan Jabar
Dalam pertemuan intensif tersebut, Tati Supriati Irwan bersama anggota Komisi II lainnya mengupas tuntas langkah-langkah taktis dalam pengelolaan hutan. Fokus utama yang dibongkar meliputi percepatan program rehabilitasi lahan kritis, optimalisasi pembagian bibit pohon gratis kepada masyarakat, hingga penguatan sistem mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kita tidak boleh lagi menggunakan cara-cara lama. Pengelolaan hutan di era modern harus berbasis pada akuntabilitas anggaran, ketepatan sasaran penanaman, serta pemanfaatan teknologi untuk memantau kawasan rawan gundul,” tegas Legislator Partai Golkar Tati Supriati Irwan drai Dapil Jabar III (Kabupaten Bandung Barat).
Menyeimbangkan Ekologi dan Ekonomi Warga

Selain aspek perlindungan alam, strategi besar yang didorong oleh parlemen adalah penguatan program Perhutanan Sosial. Komisi II mendesak agar kawasan hutan tidak menjadi area yang tertutup rapat, melainkan dapat diakses oleh warga lokal melalui kemitraan yang sah dan ramah lingkungan.
Lewat skema ini, masyarakat sekitar hutan diberikan ruang untuk mengelola hasil hutan bukan kayu (HHBK) maupun ekowisata. Tujuannya jelas: ketika perut rakyat kenyang dan ekonomi mereka terbantu, kesadaran warga untuk ikut menjaga serta membentengi hutan dari pembalakan liar akan meningkat secara alami.
Pengawasan Ketat di Lapangan
DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa fungsi pengawasan anggaran dan kebijakan akan terus diperketat di tingkat wilayah. CDK Wilayah II Purwakarta diminta untuk bergerak lebih lincah dalam mengatasi kendala sengketa lahan serta memperluas kolaborasi dengan komunitas pencinta alam lokal.
Melalui sinergi yang solid antara legislatif dan unit pelaksana teknis daerah ini, diharapkan target capaian tutupan lahan hijau di Jawa Barat dapat terealisasi secara maksimal demi mewujudkan lingkungan yang asri bagi generasi mendatang Tutup Tati Supriati Irwan. (AP)
