Parlementaria

Hj.Sumiyati : Mendorong Pemprov Jabar Melakukan Inovasi Untuk Dongkrak PAD

Bekasi.Swara Jabbar Com.-Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Hj.Sumiyati mendorong  provinsi Jawa Barat, untuk melakukan inovasi atau terobosan guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). salah satunya dengan memaksimalkan aset yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Hj.Sumiyati mengatakan, aset yang dimiliki Provinsi Jawa Barat cukup banyak, namun, baru sebagian yang telah dimakisimalkan, padahal kalau semua aset daerah dapat dimaksimalkan baik yang bergerak maupun yang tidak/tetap termasuk juga aset yang ada di BUMD seperti Bank BJB, tentunya target pendapatan asli daerah (PAD) dapat terdomgkrak ujarnya.

 

 

“Sampai saat ini, baru PT. Bank BJB yang memberikan deviden cukup besar bagi PAD Jabar. Namun, tentunya bukan hanya Bank BJB yang memiliki potensi sebagai penghasil PAD, masih banyak BUMD lain yang kalau dimaksimalkan dan dioptimalkan dapat menambah PAD”. tandas Hj.Sumiyati.

Lebih jauh Legislator PDI Perjuangan Hj.Sumiyati Dapil Jabar VIII (Kota Bekasi-Kota Depok) mengatakan, aset yang dimiliki Provinsi Jawa Barat cukup banyak, namun, baru sebagian yang telah dimakisimalkan, padahal kalau semua aset daerah dapat dimaksimalkan baik yang bergerak maupun yang tidak/tetap termasuk juga aset yang ada di BUMD seperti Bank BJB, tentunya target pendapatan asli daerah (PAD) dapat terlampaui jelasnya.

Dikatakan, untuk DPRD Jabar akan terus mendorong dan memotivasi Pemprov Jabar untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam membuat kebijakan yang tujuannya untuk meningkatkan perolehan PAD. Semakin meningkatnya perolehan PAD, tentunya tingkat kesejahteraan masyarakat Jabar juga meningkat.

“ Kemajuan suatu daerah tentunya tidak terlepas dari percepatan pembangunan. Pembangunan akan semakin lancar bila didukung dengan anggaran. Berharap setiap tahun PAD Jabar terus bertambah, sehingga nilai APBD juga terus bertambah”, ujar Hj.Sumiyati.

Tupoksi Komisi III yang membidangi Keuangan, bukan hanya mengawasi BUMD saja, tetapi juga mengawasi pendapatan asli daerah dari sektor yang lainnya.

“Berbagi tugas sudah menjadi bagian biasa bagi kita. Kita sudah berkeliling melakukan pengawasan dan meminta masukan apa saja kendala yang ada di salah satu BUMD seperti perbankan, BPR dan lainnya. Kita juga sedang menginventarisir mana saja BUMD yang menguntungkan dan mana yang kurang menguntungkan,” jelasnya.

Sebagai Komisi yang membidangi keuangan, kita mendorong Pemprov Jabar untuk dapat memaksimalkan sektor Perbankan, Dunia Usaha, Penamanan Modal Asing maupun dalam Negeri (PMA dan PMDN) termasuk dari lain-lain penerimaan yang sah, ujarnya

Dikatakan, Hj.Sumiyati akan terus mendorong dan memotivasi Pemprov Jabar untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam membuat kebijakan yang tujuannya untuk meningkatkan perolehan PAD. Semakin meningkatnya perolehan PAD, tentunya tingkat kesejahteraan masyarakat Jabar juga meningkat Tutupnya. (AP)