Cucu Sugiarti Tampung Keluhan Warga Pebayuran, Dari Sulitnya Lapangan Kerja hingga Jeratan Bank Emok
Kabupaten Bekasi.Swara Jabbar News Com.-Dr.Hj. Cucu Sugiarti. S.I.P, M.Pd, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiataan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan digelar di Kampung Bojong Jaya RT 02/03, Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada 5-6 Juli 2026.
Sebagai anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS yang membidangi pemerintahan, hukum, dan aparatur, kunjungan lapangan ini bertujuan untuk menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menyerap aspirasi langsung dari masyarakat tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cucu Sugiarti dari Dapil Jabar IX (Kabupaten Bekasi) menekankan pentingnya fungsi pengawasan sebagai upaya untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat.
Cucu Sugiarti menjelaskan bahwa pengawasan oleh DPRD Jawa Barat merupakan perpaduan antara kontrol politik dan administratif. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pemerintah daerah menjalankan tugas sesuai hukum dan aturan yang berlaku.
Ia ingin memastikan bahwa semua program bantuan dan pembangunan yang telah direncanakan terserap dengan baik, tepat sasaran, dan manfaatnya langsung dirasakan oleh warga ujarnya.
Berbagai aspirasi yang disampaikan antara lain Masyarakat mengeluhkan sempitnya akses pekerjaan bagi warga lokal di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Bekasi.
Terkait hal ini, Cucu Sugiarti mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengambil langkah nyata dalam memperluas lapangan kerja serta menghadirkan solusi konkret melalui penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sektor pertanian, warga yang mayoritas memiliki area pesawahan membutuhkan dukungan sarana pertanian.Warga mengusulkan pembangunan tanggul irigasi di area persawahan demi kelancaran pengairan dan produktivitas tani.
Penuntasan masalah pinjaman ilegal (bank emok) Praktik pinjaman tidak resmi alias “bank emok” dinilai sangat meresahkan kehidupan sosial dan ekonomi warga lokal. Dalam hal ini, beliau meminta Pemprov Jabar bertindak tegas dan meminta pengawasan diperketat guna memberantas praktik tersebut sembari memberikan alternatif permodalan yang aman bagi warga.
Dalam sektor keagamaan yakni Minimnya perhatian terhadap insentif pengajar keagamaan di desa.untuk itu warga mengharapkan adanya program bantuan berkala dari pemerintah untuk kesejahteraan guru mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) guna menunjang pendidikan karakter anak-anak setempat.
Seluruh hasil pengawasan dan keluhan yang dihimpun dari Kampung Bojong Jaya ini dipastikan akan dibawa oleh Cucu Sugiarti sebagai bahan evaluasi dan diperjuangkan di tingkat DPRD Provinsi Jawa Barat agar ditindaklanjuti oleh dinas-dinas terkait. (AP)
